what if

backsound : mew – sometimes life isn’t easy
mood           : calm

Thinking about everything.
Why did you stop?
You don’t know what it’s like.

Don’t you know sometimes,
When it feels like someone put a hex on you?
Well, I felt like that.
I was blaming myself.
I was cushioning my fall.

Hold my arms back when they beat me,
Leave me in the ditch where they kick me,
Sever my limbs and deceive me.

Sometimes life isn’t easy.

Here we go.
Here we go.
I’m surprised in you,
Here we go.

Beside you,
I’m like you.
I’m lost in your doubt,
Sprawling, sprawling, sprawling.

(mew – sometimes life isn’t easy)


Nagih denger Mew… sbenernya backsoundnya ganti² sih. skarang lagi homogenic – utopia. Sbelomnya nyetel homogenic – kekal berulang². kenapa gw sekarang lagi suka lagu² yang bikin bengong?


detik – detik menjelang berbuka puasa… dan gw baru aja baca satu artikel. karena artikel itu, gw bengong maghrib².


jadi bgini. ketika lo merasakan udah menemukan orang yang tepat, yang akan mampu berjalan bareng lo mengarungi kehidupan sampai akhirnya dipisahkan kematian, dan (semoga) dipertemukan lagi di kehidupan selanjutnya yang lebih baik, indah, dan luar biasa…

tapi ternyata dia ga seutuhnya berada dalam gendernya?

aeh, can’t find the right word. errr.. gimana ya..

gini deh, kasih contoh.


misalnya, ada dua orang saling sayang, si cowo siap buat ngelamar si cewe. pokoknya udah mantap abis²an deh pikiran+hatinya. sehari sebelom pernikahan, tiba² si cewe ngaku kalo dulu (atau mungkin masih sampe skarang) dia hermaphrodite yang dua genitalnya sama aktifnya.

atau sebaliknya. si cowo yang kaya gitu..

kasus lain,

misalnya si cewe menderita kelainan.. amenorea primer atau amenoera sekunder. (apa itu amenorea primer/sekunder? cari sendiri yak :mrgreen: )


bakal ada persoalan – persoalan yang muncul… entah karena ga terpenuhinya kebutuhan dasar, ga terpenuhinya angan – angan pasangan itu, ga terjawabnya tuntutan dari orang – orang sekitar mreka, atau karena ada hal – hal lain..


what would the guy do to cope with that fact? is he going to leave his beloved one?


apakah permasalahan ‘antara laki – laki dan perempuan’ dengan segala atribut yang mereka bawa bisa diilangin? kalau – kalau terjadi masalah seperti yang di atas?


berapa banyak orang yang menikah dengan seseorang yang jadi plihannya karena tuntutan keluarganya?

berapa banyak orang yang menikah dengan seseorang yang jadi pilihannya karena butuh penyaluran hasratnya?

berapa banyak orang yang menikah dengan seseorang yang jadi pilihannya karena pengen punya keturunan yang bisa dia bentuk sesuai kehendak dia dan bisa ngelanjutin usaha yang dia punya?

berapa banyak orang yang menikah dengan seseorang yang jadi pilihannya karena dia bener-bener mencintai orang pilihannya itu sebagaimana dia adanya?


absurd sekali tulisan ini… dan gw ga punya keinginan untuk membuatnya lebih jelas.

——————

p.s : i might not completely a woman as well… kekacauan dominasi kromosom mungkin? 😆

Advertisements

4 thoughts on “what if

  1. kurang satu pertanyaan endingnya:
    Berapa banyak yang menikah karena Allah?
    Meski dalam buku “catatan harian seorang istri” ada cerita dimana si suami “sedikit” menyesali tampang istri karna dulunya nikah ga pake liat muka dengan dalih karena Allah,
    pertanyaan itu musti diajukan juga :mrgreen:

    Baca tulisan ini tiba2 jadi inget berita kriminal dulu2.
    Pernah denger ga? Ada berita:

    “seorang pasien perempuan melaporkan seorang dokter pada polisi dengan tuduhan pelecehan seskual. Sang pasien mengaku sang dokter menggrepei (<< bahasa bagusnya apa inih?) dirinya berulang2. Dan setelah diperiksa. Ternyata sang dokter adalah perempuan.

    Pasien sempat terkaget karena ia mengira kalau dokternya adalah pria karena memiliki penis. Polisi menjelaskan bahwa ternyata penis tersebut adalah buatan dari lap yang digulung dan dimasukkan ke dalam celana"

    What the.. !@#$%&*
    waktu itu nontonnya lagi makan dy..
    bisa bayangin gimana saya berhenti mengunyah karena ikutan shock?

    • ah iya, bener.. menikah demi Allah.. paling susah & jarang dilakuin manusia.. :mrgreen: logikanya emang gitu sih, kalo udah mencintai Tuhan dengan tulus, otomatis bakal mencintai ciptaan-Nya..

      bused deh itu berita, hahahahahahahahahaha

  2. bah… mantap kali ini tulisan

    Aku sih *kalo jadi cowo ya*… bakal nerima apa adanya. Karena pada saat aku memutuskan untuk menikah ya aku menikahi seseorang itu sebagaimana dia adanya. Bukan karena tuntutan keluarga, bukan karena tuntutan usia, bukan karena tuntutan hawa nafsu… tapi lebih karena aku memang ingin berada disampingnya dan dia yang disampingku. Selesai perkara… HOHOHOHOHOHO

    • siiiiiip~! SELESE deh perkaranya kalo begitu. hohohohohoho

      butuh pendirian yang kuat juga tuh utk bisa kaya gitu. keluarga kan suka ‘sangat perhatian’.. ga bawa pacar dikira lines.. kakakakkakaka

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s