yang sedang-sedang saja

gw selalu berpikir bahwa emosi yang berlebihan berpotensi mengganggu penilaian kita terhadap sesuatu atau seseorang.

kalau udah terlanjur sebel sama orang, bakal gampang banget antipati. gampang banget nemuin kesalahan dia, dan sisi positif dia jadi ga keliatan.

sebaliknya, kalau udah suka sama orang, kita jadi ga kritis dan cenderung permisif untuk segala kesalahan yang dia lakuin.

 

terima kasih utk orangtua dan pengalaman hidup gw yang secara langsung maupun ga langsung mengajarkan utk selalu pisahkan logika dan emosi kalau lagi mikir. jadi kitanya sendiri ga akan terjebak dengan emosi-emosi ga bermanfaat yang cuma bikin capek atau cuma akan ngebatasin diri kita dari mengeksplorasi hal-hal baru tentang sesuatu atau seseorang cuma karena ngerasa ga suka.

sebel atau suka itu hak kita sih, tapi mending tetep objektif deh kalo menilai 😉

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s