Aku.

Aku, yang tidak akan membuka payung yang terlambat diberikan,

ketika air hujan sudah menelusuriku, kuyup.

aku menikmati bulir-bulirnya. Meski tidak nyaman.

 

Aku, yang membenci gelap tapi menikmati malam.

Terjaga untuk berpikir dan merasa.

Hingga kewalahan dan ingin pergi bertemu fajar.

 

Aku, pendengar yang kadang tak butuh pembicara.

Peduli hingga tenggelam.

Menjangkau tapi menjauh.

 

Aku, banyak mimpi berputar.

Dibungkus keraguan dan keyakinan.

Meniti langkah membangun kekaburan di depan.

 

Aku, yang datang dan pergi. Rindu dan Menghindar.

berulang kali berjanji untuk melanggar lagi.

Sampai ingin lebur dalam akhir untuk kembali.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s