25. too often feel frustrated, never at ease.

If you find the title very emo… yes, you’re right.

Umur 25 jadi sebuah kurun waktu yang bikin gw ngerasain banyak kegelisahan.

Dibanding umur-umur sebelumnya, gw lebih sering tenggelam dalam pikiran sendiri. berpikir tentang sekeliling, apa yang benar, apa yang salah, apa yang gw cari, apa yang seharusnya gw lakukan, apa tujuan hidup gw, Tuhan mau gw jadi orang seperti, ke mana arah passion gw… daaaaan lain-lain.

Ya, gw belom nemuin passion atau ‘greget’ dalam hidup ini.

Sedih sih. Di saat banyak orang yang mungkin bahkan lebih muda dari gw udah mulai mengejar passion mereka, gw masih ngambang. Masih belum tau hal apa yang akan bener-bener bikin gw sangat antusias.

Passion bukan sekadar sesuatu yang kita suka. Idealnya, passion ngebantu kita tetep ‘hidup’ ketika menjalani hidup.

Umur 25 sekarang ini gw makin menyadari hidup gw cuma terdiri dari rutinitas. kerja di jam yang sama, pulang ke rumah santai-santai, tidur. Teruuus begitu tiap hari. tiap bulan terima gaji. udah.

Ini ‘kenyamanan’ yang bahaya. Lama-kelamaan bikin kosong *nunjuk ke dada*.

Baru beberapa ‘hal baru’ yang gw lakuin di umur 25 (thanks to my friends. mereka yang mengenalkan gw ke hal-hal baru itu itu. Lumayan menyegarkan gw. Harusnya sih yang konsisten ya nyoba hal-hal barunya.

 

masa hidup mau gini-gini aja, Hei? terus berjalan sementara lo terjebak dalam comfort zone di siang hari, dan kegelisahan di malem harinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s