siapa yang penting?

ketika kita ingin memberikan sesuatu ke orang lain, siapa yang penting? siapa yang menjadi tujuan dari tindakan memberi kita itu? orang yang kita beri atau malah sebenarnya diri kita sendiri?

gw masih sering takut memberi.

setelah dipikir-pikir lagi, itu karena gw masih fokus ke diri sendiri, bukan ke orang-orang yang ingin gw beri.

masih sering berpikir:

‘kalo gw kasih dia gimana ya? kalo ga suka, nanti gw dianggep yang jelek-jelek.’

’emang ada untungnya (buat gw) ngasih ke dia?’

ya ujung-ujungnya ‘gw’. gw takut akan dampak dari memberi untuk diri gw, bukan untuk orang itu.

apparently, unconsciously, I still think that the world revolves around me.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s